Suatu ketika langit mengira dirinya adalah awan…

Identifikasi yang salah..

Identifikasi yang salah ini menimbulkan penderitaan..

Kemudian si awan bermeditasi, melakukan segala upaya spiritual agar awan mampu menciptakan langit..

Tapi selalu gagal,

Karena sampai kapanpun awan tidak mungkin menciptakan langit atau mengalami langit..

Awan pun harus melepaskan semua usahanya, berhenti, diam,

Kemudian langit pun terbangun dari tidur panjangnya..

Langit hadir sebagai langit…

Hanya sebatas ini yang diperlukan..

Karena setiap usaha adalah usaha dari langit untuk menjadi awan.. Bukan sebaliknya..

Bagi langit, untuk hadir sebagai langit, langit harus diam, melepaskan semua usahanya, tidak berusaha, berhenti total..

Sesuai sutra ZEN “duduk diam dan rumput pun bertumbuh dengan sendirinya”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *